MISTERI DI BALIK RENCANA BESAR

– Sebuah Review Novel karya Tsugaeda –

18462640

 

Judul: Rencana Besar
Penulis: Tsugaeda
Penerbit: Bentang Pustaka (Mizan Group)
Edisi: Soft cover

ISBN: 6027888652

ISBN-13: 9786027888654

Tahun Terbit: 2013

Tebal: 387 halaman

List Price: Rp 58.000,-

Apa yang terpikirkan ketika kita mendengar kata Rencana Besar? Wah pasti pikiran kita melayang pada hal-hal yang spektakuler, megah, surprise, dan membuat kita excited sekaligus penasaran.  Begitu juga reaksi saya ketika melihat sebuah novel bersampul merah berjudul Rencana Besar. Rasa penasaran membawa saya membaca sinopsis cerita.  Wow, kilasan ceritanya menarik. Sebuah kejutan bagi saya yang suka dengan novel thriller dan detektif. Gambar marrionette alias boneka puppet yang digerakkan dalang menambah kesan misterius.

Tokoh utama dalam Rencana Besar adalah Makarim Ghanim, seorang konsultan ahli tentang sumber daya manusia yang mempunyai perusahaan sendiri yaitu Makarim G. & Co. Makarim sosok yang detail, penuh teka-teki, dan cukup tenang. Kariernya cukup gemilang tidak berbanding lurus dengan kehidupan rumah tangganya. Di usia kepala empat hidup sendiri semenjak perceraiannya. Suatu hari dia didatangi Agung Suditama, temannya (rival?) semasa kuliah. Temannya itu yang juga merupakan wakil direktur Universal Bank of Indonesia (UBI) menawarinya untuk menyelidiki permasalahan di dalam bank. Masalah besar yang membuat Agung tidak bisa memakai orang luar yang tidak bisa dipercayainya karena menyanggkut kredibilitas bank. Bagaimana bisa uang sebesar Rp.17 MILYAR raib dari pembukuan UBI???

Apakan Makarim langsung menerimanya? Otak bisnis Makarim tetap jalan dong. Business is business. Agung menjanjikan DUA MILYAR apabila Makarim mampu menguak tabir pelaku yang menggelapkan uang.  Agung tidak datang dengan tangan hampa. Penyelidikan internalnya menemukan tiga nama yang diduga adalah pelaku yang menyebabkan raibnya uang 17 M.

Rifad Akbar, seorang lelaki yang keras dan tangguh. Dia adalah asisten manajer treasury UBI Jawa Timur. Dia aktif memimpin Serikat Pekerja dan vokal dalam memperjuangkan hak para buruh.

Reza Ramaditya, lelaki cerdas dengan karier gemilang. Dia merupakan asisten manajer operasional UBI Jawa Timur. Sayangnya tiba-tiba dia seperti kehilangan semangat kerjanya tanpa alasan yang jelas.

Amanda Suseno, wanita yang menarik dan pintar melihat peluang. Dia menjabat sebagai asisten manajer marketing UBI Jawa Timur. Dia dipercaya dan ‘dianak emaskan’ oleh manajemen.

Rasa penasaran Makarim terusik. Makarim yang tertarik dengan tantangan (dan iming-iming 2 Milyar) menerima tawaran Agung. Dia segera ‘cuti’ dan terbang ke Surabaya untuk memulai penyelidikan. Kedok sebagai calon nasabah diterapkannya untuk mendekati ketiga karyawan UBI Jatim yang dicurigai sebagai pelaku.

Ketajaman intuisi Makarim dan teknik penyelidikan yang profesional membuatnya mampu menemukan pelakunya. Tapi apakah petualangan Makarim hanya sampai di situ? Nyatanya ada yang lebih besar dari ‘sekedar’ penggelapan uang 17 Milyar. Kasusnya makin berkembang dan memunculkan nama baru yang tak pernah disangka. Ada rencana yang jauh lebih besar yang tersimpan di balik semua itu. Penasaran dengan kelanjutannya. Silakan teman-teman membaca karya Tsugaeda yang dibalut dengan intrik dan teka-teki yang apik dan membuat penasaran.

Novel Tsugaeda yang mengangkat tema fraud dalam dunia Perbankan ini sangat menarik dan jarang ditemui tema serupa dalam novel masa kini yang kebanyakan mengangkat tema cinta, persahabatan, dan  genre umum lainnya. Poin plusnya novel ini mampu ‘dicerna’ oleh pembaca yang tidak berlatar belakang bidang ekonomi atau perbankan. Ketika membacanya saya teringat dengan cerita detektif. Petualangan Makarim Ghanim membuat saya terbayang dengan penyelidikan Sherlock Holmes atau Hercule Poirot dalam memecahkan misteri.  Novel ini cukup memberi angin sejuk dan menyegarkan dahaga  pembaca Indonesia yang haus akan kisah thriller dari anak negeri.

Menilik  mulai banyaknya kasus perbankan di dalam negeri seperti Bank Century dengan Robert Tantular sebagai aktornya, kemudian Citibank dengan aktris senior relationship manager (RM) Malinda Dee membuat novel ini terlihat ‘nyata’ . Pada dasarnya fraud terjadi karena ada kesempatan. Apalagi sebagai karyawan tentu punya peluang lebih besar. Nyatanya kadang kasus perbankan tak hanya melibatkan oknum tapi kepentingan kelompok tertentu atau kadang politik.

Image Image

 

 

 

 

 

 

 

 

White collar crime alias kejahatan kerah putih justeru lebih besar dampaknya daripada kejahatan biasa.

Image Image

Ingat kejahatan itu bukan karena hanya ada niat, tapi ada kesempatan (Pesan Bang Napi!!).

“Makarim beriman pada kalimat peringatan: Kejahatan terjadi karena ada peluang.” [Halaman 85]

Walau Makarim ‘hanya’ konsultan SDM, di mata saya dia mempunyai potensi besar sebagai akuntan forensik atau auditor investigasi.  Profesi ini masih belum begitu ‘nampak’ di Indonesia tapi sangat berperan dalam menguak kejahatan finansial.

Terlepas dari semua suspense alias ketegangan yang saya rasakan selama membaca novel ini ada beberapa hal yang sedikit mengganjal hati saya. Latar kota Surabaya sebagai ‘panggung sandiwara’ kurang begitu terasa.  Karakter tokoh yang sama kuat membuat saya hampir lupa kalau Makarim adalah tokoh utamanya. Alur cerita di awal bergerak lambat. Plot dibangun sedemikian cermat sehingga menyusun alur yang tak mudah ditebak. Saat pertengahan novel alur bergerak cepat dengan  ‘gigi lima’ sehingga saya loose control  ingin cepat mencapai ending. Tapi semakin ke belakang tokoh Makarim malah memudar. Cerita berkembang di luar dugaan saya. Senang sekaligus dibuat bingung.

Sebagai pembaca budiman, saya ingin memberikan rating ★★★★ untuk Novel Rencana Besar karya Tsugaeda ini. Overall, saya salut dengan Tsugaeda yang mampu menyajikan secara apik novel ini. Thriller dan ‘aura detektif’-nya dapett!! Saya berharap Rencana Besar bisa dijadikan film layar lebar.  Saya membayangkan aktor Lukman Sardi cocok berperan sebagai sosok Makarim yang eksentrik, unik, dan detail . Semoga karya Tsugaeda ini bisa memberi nuansa baru dalam khasanah bacaan remaja atau dewasa dan bisa menginspirasi.

Saya sangat menunggu karya lain Tsugaeda yang tak kalah seru dengan  Rencana Besar! Gud luck bro! 🙂

Profil Tsugaeda

ImageImage 
Tsugaeda was born in West Sumatra, 16 August 198x. Graduated from University of Indonesia (Universitas Indonesia). Loved thriller, crime, and psychology genre.
 
Closed with him at [ tsugaeda@gmail.com ] [ Twitter ] [ Facebook ] [ Blog ] [ Goodreads ]
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s