Category Archives: Books Review

Review buku-buku yang menarik dan recommended untuk menemani waktu santai :)

RESENSI NOVEL TENTANG KAMU

czcegi2ukaedp6x-jpg-large

JUDUL:  TENTANG KAMU

PENGARANG: TERE LIYE

EDITOR: TRIANA RAHMAWATI

PENERBIT: REPUBLIKA

TAHUN TERBIT: 2016

JUMLAH HALAMAN: vi + 524 halaman

Novel Tentang kamu bisa dibeli online di Penerbit Repulika

 

“Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,
itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.
Cinta memang tidak tidak perlu ditemukan,
cintalah yang akan menemukan kita”

ZAMAN ZULKARNAEN, lawyer muda dari Thompson & Co., sebuah firma hukum yang menjunjung tinggi keadilan, mendapat tugas untuk menyelesaikan amanah dari kliennya seorang wanita tua yang telah meninggal dunia di panti jompo di Paris. Bagaimana bisa seorang wanita tua yang tinggal di panti jompo memiliki kekayaan yang setara dengan Ratu Inggris? Hal itu pun membuat Zaman penasaran dan berusaha mencari informasi mengenai wanita itu. Dengan berbekal sebuah diary, Zaman menelusuri kisah hidup dan beribu luka dari seorang wanita bernama SRI NINGSIH. Dengan alur cerita campuran, pembaca akan diajak berkilas balik menelusuri kehidupan Sri dari lahir hingga akhir perjalanan hidupnya yang luar biasa. Berlatar tempat tiga negara dan lima kota utama, pembaca pun seolah merasa ikut menjelajahi dan mengelilingi dunia bersama Zaman. Dalam perjalanannya menyusuri masa lalu Sri, Zaman bertemu dengan orang-orang yang bisa menjadi narasumber yang melengkapi potongan puzzle kehidupan Sri. Siapakah sebenarnya Sri Ningsih? Berhasilkah Zaman mengungkap tabir misteri dan menunaikan amanah Sri?

Novel ini menuturkan kisah hidup SRI NINGSIH, wanita luar biasa yang bisa berdamai dan memeluk masa lalu. Menariknya Sri membagi kisah hidupnya dalam lima juz, yang membuatnya memahami apa itu kesabaran, persahabatan, keteguhan hati, cinta, sampai pada akhirnya memeluk rasa sakit.  TENTANG KAMU bisa jadi merujuk pada tentang SRI. Tapi secara luas novel TENTANG KAMU adalah tentang kamu, tentang kita, dan tentang orang-orang di sekitar kita. Pembaca dapat merasakan menjadi bagian dalam kisah hidup Sri dan mengambil nilai serta pelajaran berharga dari kisah hidupnya. Terlepas dari karya ini merupakan fiksi, tapi sebagian besar didasari fakta dan kenyataan.

tentang-kamu

TENTANG KAMU merupakan karya terbaik Tere Liye yang paling berkesan bagi saya. Cerdas, mature, dan menyentuh. Tak terasa air mata mengalir ketika membaca kisah ini. Tiga puluh dua bab plus epilog (total tiga puluh tiga bab) dengan 524 halaman tidak menyurutkan niat untuk melepas buku ini. Sungguh buku ini membuat rasa penasaran bergelora dan tak sabar untuk terus membalik halaman-halamannya sampai selesai. Cover bukunya sederhana yaitu sepasang sepatu dengan latar warna orange. Sepatu yang menjadi saksi perjalanan hidup dan membawa pemakainya mengelilingi dunia. Atau mungkin seperti lirik lagunya Tulus yang berjudul Sepatu, yaitu:

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Tak hanya cover yang menarik mata turun ke hati, karakter-karakter pendukung dalam novel ini punya peranan penting dalam memainkan emosi dan tensi pembaca. Pembaca dibuat tertawa, menangis, bingung, kagum, sampai benci. Tokoh-tokoh dalam cerita ini mendapat porsi yang sesuai dan menambah apik cerita. Alur cerita awal-awalnya terkesan lambat, bahkan hampir dua per tiga buku masih belum bisa menunjukkan poin utama. Baru pada sepertiga bagian akhir buku, cerita mulai melesat, dan di bab 29 baru muncul klimaksnya sampai bab 33 epilognya.  Namun tiga puluh tiga bab itu tidak membuat bosan, malah membuat semakin penasaran. Novel ini sarat akan nilai-nilai moral tanpa kesan menggurui. Melalui tokoh Sri, pembaca akan termotivasi untuk menjadi pribadi yang kuat, tangguh, berani mengejar impian, selalu bersikap dan berpikir positif, serta pekerja keras. Kerasnya kehidupan akan menjadi penguat jiwa, kepasrahan pada Ilahi dan rasa syukur atas kehidupan akan menjadikan diri damai. Nilai moral serta ajaran agama dijunjung tinggi dalam novel ini, bisa dirasakan dari perlakuan Sri terhadap orang tua dan kaum difabel, Sri dan Zaman yang selalu menjalankankan ibadah dimanapun berada bahkan di luar negeri tetap memegang teguh agama dan tradisinya, cara Zaman menghadapi kakek nenek di panti jompo dan bagaimana dia berinteraksi dengan ibunya. Hal-hal kecil dan sepele tetapi bisa membuat orang lain bahagia dan bersyukur. Ada beberapa kutipan yang menjadi daya tarik novel ini, misalnya saja:

“Saat kita telah berhasil melupakan sesuatu, bukan berarti itu benar-benar telah lupa begitu saja, boleh jadi masih ada yang mengingatnya.” (halaman 340)

“Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugrah terbesar hidupku. Nasihat lama itu benar, cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Karena dicintai begitu dalam oleh orang lain akan memberikan kita kekuatan, sementara mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh akan memberikan kita keberanian.” (halaman 286)

“Apa yang membuat pernikahan orangtua dulu langgeng berpuluh tahun? Karena mereka jatuh cinta setiap hari pada orang yang sama. Maka kesedihan dan ujian seberat apapun bisa dilewati dengan baik.” (halaman 385)

draft-tentang-kamu

Usaha Tere Liye melakukan riset patut diapresiasi. Riset yang dilakukan Tere Liye sangat detail, dapat dilihat dalam novel ini Tere Liye mendeskripsikan beberapa tempat dan kota di Indonesia, London dan Paris; peristiwa bersejarah di dunia dan di Indonesia; kebiasaan dan adat-istiadat di suatu negara/daerah, serta fenomena/isu yang terjadi di kehidupan. Untuk pemilihan nama tokoh-tokohnya pun dipertimbangkan dengan matang. Rentang waktu yang cukup panjang yaitu tahun 1940-2016 dapat digambarkan dengan mulus, dan relevan dengan peristiwa nyata selama periode waktu tersebut. Misalnya saja peristiwa pemberontakan PKI, Y2K (millenium bug), dan subprime mortgage. Novel ini pun sangat informatif dan humanis yang berisi tentang sejarah kota, fenomena masa kini seperti ojek online, perkembangan teknologi, strategi bisnis, pun mengangkat isu-isu yang terjadi dalam kehidupan seperti kekerasan pada anak, poligami, orang tua yang tinggal di panti jompo, dan kerenggangan hubungan/komunikasi antar sesama karena digantikan social media. Satu  contoh isu yang  cukup mengena yaitu perihal wanita lajang belum menikah di usianya yang sudah dewasa yang seringkali ditanya-tanya kapan akan menikah.

“Daripada kita sibuk bertanya kapan seorang gadis menikah, hanya membuatnya sedih, lebih baik bantu dia agar segera mendapatkan jodohnya. Itu lebih bermanfaat.” (357)

Menariknya, novel ini mengangkat unsur yang cukup berbeda dari novel-novel Tere Liye sebelumnya.  Di novel ini ada genre ‘detektif’ dan action melalui tokoh Zaman. Sangat menarik jika kisah Thompson & Co. dengan tokoh Zaman diangkat sebagai serial novel berseri tersendiri dengan mengangkat tema detektif dan hukum.

Suatu karya manusia tak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Ilahi. Ada beberapa hal yang menjadi sedikit kekurangan dalam novel ini. Ada kesalahan penulisan (typo), namun sangat minimal. Saya temukan hanya satu yaitu pada halaman 207 tertulis:

“SPV? Ini bukan penyelidikan pajak, Eric.” (Eric seharusnya Zaman).

Untuk cetakan-cetakan berikutnya (Insya Allah best seller lagi – saat saya membaca buku ini sudah cetakan ketiga), kesalahan cetak dapat diperbaiki. Pun juga dalam novel Tentang Kamu ini banyak menggunakan beberapa istilah yang tidak umum seperti SPV, diversifikasi produk, right issue, market cap, stock exchange, dan berbagai istilah lainnya. Ada baiknya untuk menambah footnote (catatan kaki) untuk menjelaskan dengan singkat tapi mudah dimengerti oleh pembaca yang tidak berlatarbelakang ekonomi/akuntansi/manajemen. Atau arti dari istilah-istilah tersebut ditulis di halaman belakang sekali sebagai suplemen. Sebenarnya secara pribadi saya tidak berkeberatan dengan penggunaan istilah-istilah tersebut tanpa footnote (karena saya berlatarbelakang pendidikan ilmu ekonomi dan istilah-istilah tersebut tidak asing bagi saya). Namun mungkin bagi pembaca lain, istilah-istilah tersebut kurang dimengerti. Memang saat ini teknologi search engine akan memudahkan pembaca, tapi akan mengurangi kenikmatan membaca jika setiap menemukan istilah ekonomi pembaca mengerutkan dahi karena tidak tahu dan harus sambil mencari artinya. Terlepas dari hal itu, berkat kepiawaian Tere Liye merangkai alur cerita sehingga pemilihan istilah-istilah ini tidaklah menjadi pemanis belaka tetapi menjadi bagian penting cerita. Tere Liye yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi memberi nilai tambah pada novel ini dengan menggunakan keilmuan yang dipelajarinya sehingga bermanfaat menambah pengetahuan pembaca.

Walau dalam cerita ada beberapa hal yang terkesan ‘sangat kebetulan’, misalnya Zaman bertemu tukang ojek online yang sangat informatif dan bisa seharian menemani dia bahkan beberapa hari menggitari kota Jakarta sebagai pemandu. Hal tersebut tidak menganggu begitu jalannya cerita, malah jadi bumbu yang menarik.

Terlepas dari kekurangan-kekurangan kecil, secara keseluruhan novel Tentang Kamu merupakan novel yang sangat menarik untuk dibaca. Novel ini dapat diberikan atau dibagikan sebagai hadiah, atau disebarluaskan melalui perpustakaan dan taman bacaan.

promo

P.S. Penerbit Republika terima kasih sudah menerbitkan novel-novel yang sarat akan nilai moral dan Insya Allah best seller.

 

Note:

Novel Tentang Kamu sangat layak untuk difilmkan karena nilai-nilai positif yang dikandungnya. Bisa dinikmati segala usia. Beberapa nama yang bisa menjadi tokoh-tokohnya antara lain:

– Nirina Zubir sebagai Ibu Sri (inget Kak Laisa)

– Rizki Hanggono (atau tallent berwajah Turki) sebagai Hakan

hakan-sri

cocok juga kan? hehehe…

– Adipati Dolken sebagai Zaman

– tokoh-tokoh lainnya bisa dicari karakter yang sesuai

Lagu OST Tentang Kamu yang menceritakan kisah Sri dan Hakan akan menjadi lagu romantis yang menambah nilai cerita. Menariknya kita bisa menyaksikan kota dan negara yang menjadi latar cerita secara nyata. Semoga segera ada rumah produksi yang tertarik untuk memfilmkan Tentang Kamu.


Oh ya, satu lagi. Ada sebuah pertanyaan mengganjal buat Bang Tere Liye.

“Apakah Musoh itu diasosiasikan dengan Musso?”  *cuma nanya*


 

TERIMA KASIH 🙂

 

Advertisements

Film-Film Kece Penutup Tahun 2013 :D

99 Cahaya di Langit Eropa

Diangkat dari novel laris karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, film ini mengambil lokasi di 4 negara: Vienna (Austria), Paris (Perancis), Cordoba (Spanyol) dan Istanbul (Turki).

Soekarno

Film SOEKARNO Indonesia Merdeka 2013 di Bioskop

Dulunya bernama Kusno. Tubuhnya kurus dan sering sakit-sakitan. Oleh bapaknya nama Kusno diganti Sukarno. Besar harapan anak kurus itu menjelma menjadi ksatria layaknya tokoh pewayangan – Adipati Karno. Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno berhasil mengguncang podium, berteriak: Kita Harus Merdeka Sekarang!!! Akibatnya, dia harus dipenjara. Dituduh menghasut dan memberontak. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Pledoinya yang sangat terkenal Indonesia Menggugat mengantarkannya ke pembuangan di Ende, lalu ke Bengkulu. Di Bengkulu, Sukarno istirahat sejenak dari politik. Hatinya tertambat pada gadis muda bernama Fatmawati. Padahal Sukarno masih menjadi suami Inggit Garnasih, perempuan yang lebih tua 12 tahun dan selalu menjadi perisai baginya ketika dipenjara maupun dalam pengasingan. Kini, Inggit harus rela melihat sang suami jatuh cinta. Di tengah kemelut rumah tangganya, Jepang datang mengobarkan perang Asia Timur Raya. Berahi politik Soekarno kembali bergelora.

* Pemain: – Ario Bayu as Soekarno – Maudy Kusnaedi as Inggit Garnasih – Tika Bravani as Fatmawati – Lukman Sardi as Hatta – Ferry Salim as Sakaguchi – Tanta Ginting as Sjahrir – Agus Kuncoro as Gatot Mangkuprojo – Sujiwo Tejo as Soekemi –

See more at: http://www.film21bioskop.com/2013/11/film-soekarno-indonesia-merdeka-2013-di.html#sthash.mp59A9BU.dpuf

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck 2013 di Bioskop

Nusantara 1930. Dari tanah kelahirannya, Makasar, Zainuddin berlayar menuju tanah kelahiran ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Di sana ia bertemu Hayati. Kedua muda-mudi itu jatuh cinta. Tapi, adat menghalangi. Zainuddin hanya seorang melarat tak berbangsa, sementara Hayati perempuan Minang keturunan bangsawan. Lamaran Zainuddin ditolak keluarga Hayati. Hayati dipaksa menikah dengan Aziz, laki-laki kaya berbangsa yang memang ingin menyuntingnya. Zainuddin memutuskan merantau ke tanah Jawa. Zainudin bekerja keras dan menjadi penulis terkenal. Dalam sebuah pertunjukan opera, Zainuddin kembali bertemu Hayati bersama Aziz, suaminya. Kisah cinta Zainuddin dan Hayati menemui ujian terberatnya dalam sebuah tragedi pelayaran kapal Van Der Wijck.

* Pemain: – Herjunot Ali – Pevita Pearce – Reza Rahadian – Randy Nidji – Gesya Shandy – Arzeti Bilbina – Kevin Andrean – Jajang C –

See more at: http://www.film21bioskop.com/2013/11/film-tenggelamnya-kapal-van-der-wijck.html#sthash.PEjavrcR.dpuf

Laskar Pelangi 2 – Edensor

Film Laskar Pelangi 2: Edensor 2013 di Bioskop

Ikal dan Arai berhasil mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Sorbone Paris. Kedatangan mereka di Eropa disambut cuaca dingin. Mereka harus terlunta-lunta karena tidak diterima di tempat tinggal sementara, karena terlambat datang dan tidak memberitahu sebelumnya. Tubuh Ikal membeku. Arai berusaha untuk menyelamatkan dengan mengubur Ikal dalam tumpukan humus. Menjalani hari-hari di Sorbone mereka duduk tepat disebelah Manooj, Gonjales dan Ninocchka. Mereka tergabung dalam Pathetic Four, kelompok paling terbelakang dan harus mengejar ketertinggalan. Mereka bekerja keras apa saja: menjadi pelayan hingga mengamen di jalanan, agar bisa mengirimi uang untuk orang tua mereka di Belitung. Ayah Ikal menyurati mereka dan berharap, anaknya bisa menjadi ahli pupuk dan apoteker. Ikal dan Arai terlanjur punya mimpi lain. Sementara itu, Katya, mahasiswi di kampus sama, memilih Ikal jadi pacarnya. Ikal merasa bersalah. Ia merasa telah menodai perasaannya pada Aling. Situasi itu membuat Ikal tidak lagi fokus belajar. Terbukti, nilai ujian tengah semester Ikal hancur. Pertentangannya dengan Arai membuat dua sahabat ini berbeda langkah.

* Pemain: – Lukman Sardi sbg Ikal – Abimana Aryasatya sbg Arai – Astrid Roos – Mathias Muchus – Rendy Akhmad – Zulfani

See more at: http://www.film21bioskop.com/2013/11/film-laskar-pelangi-2-edensor-2013-di.html#sthash.REzFZ4Ru.dpuf

– The Hobbit: The Desolation of Smaug

The Hobbit: The Desolation of Smaug 2013

The Hobbit: The Desolation of Smaug melanjutkan petualangan karakter Bilbo Baggins (Martin Freeman) saat ia perjalanan dengan Wizard Gandalf (Ian McKellan) dan tiga belas Kurcaci lainnya yang dipimpin oleh Thorin Oakenshield (Richard Armitage) pada pencarian epik untuk merebut kembali the lost Dwarf Kingdom of Erebor.

* Cast: – Ian McKellen -as- Gandalf – Hugo Weaving -as- Elrond – Andy Serkis -as- Gollum – Martin Freeman -as- Bilbo Baggins – Richard Armitage -as- Thorin Oakenshield – Aidan Turner -as- Kili – Cate Blanchett – Orlando Bloom – Christopher Lee – Hugo Weaving – Evangeline Lilly

See more at: http://www.film21bioskop.com/2013/06/the-hobbit-desolation-of-smaug-2013.html#sthash.MjB05z9n.dpuf

Giveaway “Restart” (DL 15 Des 2013)

Hai friends, ini ada giveaway 1 buah novel “Restart” karya Nina Ardianti. Novel yang diberikan bukan novel bertanda tangan, tapi novel yang masih baru dan terbungkus plastik.

Peraturan giveaway-nya seperti biasa

Peserta berdomisili di wilayah Indonesia.

Silahkan mengisi kolom Rafflecopter.

 

Giveaway berlangsung dari 25 November 2013 – 15 Desember 2013.

 

Keputusan pemenang tidak dapat diganggu gugat.

 

Bila dalam 48 jam tidak ada respon dari pemenang, maka akan dipilih seorang pemenang baru.

 

Lebih lanjut cek link ini http://kireinasekai.blogspot.com/2013/11/lpm-meet-greet-with-nina-ardianti.html?m=1

 

Gud luck friends 😉

#ReadingCram Read-A-Thon: Day 2- Teaser Challenge

Join this Giveaway, friends 😀

Book Loving Hippo

Hosted by Dana Square and Juliababyjen’s Reading Room

Hey Everyone! We’re on Day 2 of the Read-a-thon! I hope everyone is enjoying the book they are currently reading! I’m still plugging my way through The Silent Wife. I’m hoping I will finish it today so that I can start Sweetly! I am also planning on writing reviews for a lot of these books so that will take some time! Anyways, on to the challenge!

View original post 130 more words

Giveaway oleh Ren dalam Rangka 2nd Bloggoversary Bash

Ini adalah jadwal giveaway selama sebulan (list dan tanggal tentative, bisa berubah. Akan selalu diupdate!) :

– 1 November 2013 :
a. November Birthday and Blogoversary Giveaway Hop (hosted by Mbak Yuska Vonita)
b. Ren’s 2nd Blogoversary Bash (2nd Giveaway)
– 4 November 2013 : Happy 2 Years of Blogoversary!!!
– 8 November 2013 : Friday’s Recommendation #25 w/ Giveaway
– 12 November 2013 : Pick a Book Giveaway
– 15 November 2013 : 4th Annual Gratitude Giveaway Hop
– 18 November 2013 : (tentative)
– 20 November 2013 : (tentative)
– 22 November 2013 : Friday’s Recommendation #26 w/ Giveaway
– 25 November 2013 : (tentative)
– 28 November 2013 : (tentative)

Semua pemenang giveaway akan diumumkan pada tanggal 10 Desember 2013, yang bertepatan juga dengan pengumuman dari November Birthday and Blogoversary Hop 🙂 .

See more info at http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/10/announcement-2nd-blogoversary-bash.html

MISTERI DI BALIK RENCANA BESAR

– Sebuah Review Novel karya Tsugaeda –

18462640

 

Judul: Rencana Besar
Penulis: Tsugaeda
Penerbit: Bentang Pustaka (Mizan Group)
Edisi: Soft cover

ISBN: 6027888652

ISBN-13: 9786027888654

Tahun Terbit: 2013

Tebal: 387 halaman

List Price: Rp 58.000,-

Apa yang terpikirkan ketika kita mendengar kata Rencana Besar? Wah pasti pikiran kita melayang pada hal-hal yang spektakuler, megah, surprise, dan membuat kita excited sekaligus penasaran.  Begitu juga reaksi saya ketika melihat sebuah novel bersampul merah berjudul Rencana Besar. Rasa penasaran membawa saya membaca sinopsis cerita.  Wow, kilasan ceritanya menarik. Sebuah kejutan bagi saya yang suka dengan novel thriller dan detektif. Gambar marrionette alias boneka puppet yang digerakkan dalang menambah kesan misterius.

Tokoh utama dalam Rencana Besar adalah Makarim Ghanim, seorang konsultan ahli tentang sumber daya manusia yang mempunyai perusahaan sendiri yaitu Makarim G. & Co. Makarim sosok yang detail, penuh teka-teki, dan cukup tenang. Kariernya cukup gemilang tidak berbanding lurus dengan kehidupan rumah tangganya. Di usia kepala empat hidup sendiri semenjak perceraiannya. Suatu hari dia didatangi Agung Suditama, temannya (rival?) semasa kuliah. Temannya itu yang juga merupakan wakil direktur Universal Bank of Indonesia (UBI) menawarinya untuk menyelidiki permasalahan di dalam bank. Masalah besar yang membuat Agung tidak bisa memakai orang luar yang tidak bisa dipercayainya karena menyanggkut kredibilitas bank. Bagaimana bisa uang sebesar Rp.17 MILYAR raib dari pembukuan UBI???

Apakan Makarim langsung menerimanya? Otak bisnis Makarim tetap jalan dong. Business is business. Agung menjanjikan DUA MILYAR apabila Makarim mampu menguak tabir pelaku yang menggelapkan uang.  Agung tidak datang dengan tangan hampa. Penyelidikan internalnya menemukan tiga nama yang diduga adalah pelaku yang menyebabkan raibnya uang 17 M.

Rifad Akbar, seorang lelaki yang keras dan tangguh. Dia adalah asisten manajer treasury UBI Jawa Timur. Dia aktif memimpin Serikat Pekerja dan vokal dalam memperjuangkan hak para buruh.

Reza Ramaditya, lelaki cerdas dengan karier gemilang. Dia merupakan asisten manajer operasional UBI Jawa Timur. Sayangnya tiba-tiba dia seperti kehilangan semangat kerjanya tanpa alasan yang jelas.

Amanda Suseno, wanita yang menarik dan pintar melihat peluang. Dia menjabat sebagai asisten manajer marketing UBI Jawa Timur. Dia dipercaya dan ‘dianak emaskan’ oleh manajemen.

Rasa penasaran Makarim terusik. Makarim yang tertarik dengan tantangan (dan iming-iming 2 Milyar) menerima tawaran Agung. Dia segera ‘cuti’ dan terbang ke Surabaya untuk memulai penyelidikan. Kedok sebagai calon nasabah diterapkannya untuk mendekati ketiga karyawan UBI Jatim yang dicurigai sebagai pelaku.

Ketajaman intuisi Makarim dan teknik penyelidikan yang profesional membuatnya mampu menemukan pelakunya. Tapi apakah petualangan Makarim hanya sampai di situ? Nyatanya ada yang lebih besar dari ‘sekedar’ penggelapan uang 17 Milyar. Kasusnya makin berkembang dan memunculkan nama baru yang tak pernah disangka. Ada rencana yang jauh lebih besar yang tersimpan di balik semua itu. Penasaran dengan kelanjutannya. Silakan teman-teman membaca karya Tsugaeda yang dibalut dengan intrik dan teka-teki yang apik dan membuat penasaran.

Novel Tsugaeda yang mengangkat tema fraud dalam dunia Perbankan ini sangat menarik dan jarang ditemui tema serupa dalam novel masa kini yang kebanyakan mengangkat tema cinta, persahabatan, dan  genre umum lainnya. Poin plusnya novel ini mampu ‘dicerna’ oleh pembaca yang tidak berlatar belakang bidang ekonomi atau perbankan. Ketika membacanya saya teringat dengan cerita detektif. Petualangan Makarim Ghanim membuat saya terbayang dengan penyelidikan Sherlock Holmes atau Hercule Poirot dalam memecahkan misteri.  Novel ini cukup memberi angin sejuk dan menyegarkan dahaga  pembaca Indonesia yang haus akan kisah thriller dari anak negeri.

Menilik  mulai banyaknya kasus perbankan di dalam negeri seperti Bank Century dengan Robert Tantular sebagai aktornya, kemudian Citibank dengan aktris senior relationship manager (RM) Malinda Dee membuat novel ini terlihat ‘nyata’ . Pada dasarnya fraud terjadi karena ada kesempatan. Apalagi sebagai karyawan tentu punya peluang lebih besar. Nyatanya kadang kasus perbankan tak hanya melibatkan oknum tapi kepentingan kelompok tertentu atau kadang politik.

Image Image

 

 

 

 

 

 

 

 

White collar crime alias kejahatan kerah putih justeru lebih besar dampaknya daripada kejahatan biasa.

Image Image

Ingat kejahatan itu bukan karena hanya ada niat, tapi ada kesempatan (Pesan Bang Napi!!).

“Makarim beriman pada kalimat peringatan: Kejahatan terjadi karena ada peluang.” [Halaman 85]

Walau Makarim ‘hanya’ konsultan SDM, di mata saya dia mempunyai potensi besar sebagai akuntan forensik atau auditor investigasi.  Profesi ini masih belum begitu ‘nampak’ di Indonesia tapi sangat berperan dalam menguak kejahatan finansial.

Terlepas dari semua suspense alias ketegangan yang saya rasakan selama membaca novel ini ada beberapa hal yang sedikit mengganjal hati saya. Latar kota Surabaya sebagai ‘panggung sandiwara’ kurang begitu terasa.  Karakter tokoh yang sama kuat membuat saya hampir lupa kalau Makarim adalah tokoh utamanya. Alur cerita di awal bergerak lambat. Plot dibangun sedemikian cermat sehingga menyusun alur yang tak mudah ditebak. Saat pertengahan novel alur bergerak cepat dengan  ‘gigi lima’ sehingga saya loose control  ingin cepat mencapai ending. Tapi semakin ke belakang tokoh Makarim malah memudar. Cerita berkembang di luar dugaan saya. Senang sekaligus dibuat bingung.

Sebagai pembaca budiman, saya ingin memberikan rating ★★★★ untuk Novel Rencana Besar karya Tsugaeda ini. Overall, saya salut dengan Tsugaeda yang mampu menyajikan secara apik novel ini. Thriller dan ‘aura detektif’-nya dapett!! Saya berharap Rencana Besar bisa dijadikan film layar lebar.  Saya membayangkan aktor Lukman Sardi cocok berperan sebagai sosok Makarim yang eksentrik, unik, dan detail . Semoga karya Tsugaeda ini bisa memberi nuansa baru dalam khasanah bacaan remaja atau dewasa dan bisa menginspirasi.

Saya sangat menunggu karya lain Tsugaeda yang tak kalah seru dengan  Rencana Besar! Gud luck bro! 🙂

Profil Tsugaeda

ImageImage 
Tsugaeda was born in West Sumatra, 16 August 198x. Graduated from University of Indonesia (Universitas Indonesia). Loved thriller, crime, and psychology genre.
 
Closed with him at [ tsugaeda@gmail.com ] [ Twitter ] [ Facebook ] [ Blog ] [ Goodreads ]

12 Menit Untuk Selamanya

12 Menit

 Image

Judul

12 Menit  

No. ISBN

9786027816336 

Penulis

Oka Aurora 

Penerbit

Noura Book Publising 

Tanggal terbit

Mei – 2013 

Jumlah Halaman

– 

Berat Buku

Jenis Cover

Soft Cover 

Harga                          Rp.54.000

 

Sinopsis

Elaine, sang pemain biola, yakin bahwa musik adalah segala-galanya. Namun, ayahnya menentang, menganggapnya sia-sia.

Tara, berusaha menguasai nada-nada snare drum meski memiliki keterbatasan pendengaran. Tetapi, luka masa lalunya terus menghantui.

Lahang, di tengah deritanya, berusaha memenuhi janji pada sang ayah. Namun, dilema membuatnya ragu melangkah.

Rene bermimpi membawa mereka, tim marching band yang dilatihnya, menjadi juara.  Meskipun mereka hanya datang dari sebuah kota di pelosok negeri. Meskipun orang lain menganggap itu mustahil.

Mereka berlatih ribuan jam hanya demi 12 menit penentuan. Mereka bertekad membuktikan pada dunia. Bahwa mimpi harus kau percayai agar terwujud. Dreaming is believing. Dan bersama-sama mereka akan menyerukan, Vincero!

Resensi

12 adalah angka yang sangat berarti untuk dua ratus anggota Marching Band Bontang. Segala perjuangan selama 12 bulan untuk 12 menit yang berharga. Dan mungkin, 12 adalah angka keberuntungan buat mereka.

Covernya yang unik dan eye catching membuat saya tidak ragu untuk membelinya. Judulnya pun unik, 12 Menit, membuat saya makin penasaran apa isi ceritanya. Saya pikir buku ini mengisahkan cerita tentang percintaan dua insan. Namun ternyata isinya di luar perkiraan saya. Setelah membuka halaman pertama, saya tidak bisa berhenti membaca. Makin dibaca makin menarik dan konfliknya pun semakin berkembang.

Dikisahkan, seorang gadis bernama Elaine yang harus meninggalkan kota metropolitan dan menuju kota kecil di Bontang. Elaine yang memiliki keluarga yang berkecukupan dengan segala kebutuhan yang selalu terpenuhi harus beradaptasi dengan kondisi kota yang sederhana dan tidak sesemarak kota tempat tinggalnya dulu. Ayahnya Elaine adalah orang Jepang yang sangat disiplin dan menginginkan segala hal berjalan sesuai kehendaknya. Walau mulanya merasa tidak merasa nyaman dengan sekolah barunya, lama-kelamaan Elaine bisa menemukan hal yang membuatnya betah di Bontang. Elaine memutuskan untuk bergabung dengan marching band pupuk Kaltim walau harus menentang ayahnya. Ayahnya berambisi Elaine menjadi ilmuwan dan tidak menghabiskan waktu untuk hal tidak berguna.

Kehidupan mewah Elaine berbanding terbalik dengan Lahang, anak dari suku Dayak, yang sangat amat sederhana. Lahang yang penuh tanggung jawab berupaya membagi waktu untuk latihan dan menjaga ayahnya yang sakit. Jarak jauh antara rumahnya dan tempat latihan ditempuh dengan jalan kaki. Betapa besar perjuangannya untuk mencapai impian.

Kisah masa lalu yang tragis, kecelakaan yang merengut banyak hal dari Tara menjadikannya rendah diri. Namun di balik keterbatasan Tara, tersimpan bakat yang sangat cemerlang. Kemampuannya memainkan snare drum dengan ketepatan dan intuisi yang baik mebuat Rene kagum. Rene, sang pelatih marching band yang kemampuannya sudah dikenal di luar negeri dipertemukan takdir untuk melatih tim marching band Bontang yang minim prestasi, lesu malah dari aura kemenangan. Marching band lokal yang tidak terlalu diperhitungkan sehingga membuat anggotanya merasa kurang percaya diri disandingkan dengan marching band dari kota besar. Tentu tantangan besar bagi Rene untuk menyatukan dan meyakinkan dua ratus anggota Marching Band Bontang untuk berani mengikuti ajang bergengsi. Rene tak hanya melatih tapi menumbuhkan kepercayaan diri dan kebanggaan di diri setiap anggota. 

Kisah 12 Menit ini merupakan kisah yang cukup unik dan mengangkat tema yang tidak biasa. Novel ini merupakan novel pertama yang saya baca yang mengangkat tema tentang Marching Band. Dari novel ini saya mengenal lebih detail tentang istilah-istilah musik dan bisa membayangkan setiap tugas dan fungsi pemain dalam marching band. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, susahnya pemain brass yang membawa kemana-mana benda sebesar itu. Ternyata alat musik tiup tak hanya sekedar tiup dan bunyi, tapi bagaimana mengatur nafas agar menghasilkan bunyi yang benar. Color guards dengan tampilan warna-warni yang menarik perhatian juga berperan penting dalam tim.

Apa yang menyatukan dua ratus anggota? Jawabnya adalah komitmen untuk menjadi yang terbaik. Novel ini mengandung makna bahwa cita-cita harus diperjuangkan. Tentu jalan untuk mencapai tujuan akan ada banyak tantangan yang berliku.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sebuah bangsa sampai mereka mengubah keadaan mereka sendiri.” (QS Al-Ra’d [13] : 11)

Salah satu kalimat favorit saya dalam novel ini adalah “Kalau telingamu tak bisa dipakai, pakai matamu! Dan pakai hatimu” (hlm 142). Adakala kita harus menutup mata dan telinga, mulai mendengarkan kata hati.

Sulit bagi saya untuk menemukan kelemahan buku ini. Jujur saya terkadang dibuat bingung dengan istilah-istilah marching band (maklum orang awam). Namun penulis membantu pembaca dengan melampirkan glosarium berisi penjelasan tentang istilah-istilah tersebut. Secara keseluruhan, buku ini layak mendapat Five Stars.

Dari novel ini saya lebih memahami dan mengapresiasi marching band. Selama ini saya menikmati penampilan marching band hanya sebatas suka dengan penampilan mayoret yang cantik, koreografi penari yang keren, dan lagu yang membakar semangat. Sekarang saya menghargai bahwa keberhasilan tidak lepas dari kerja keras semua anggota mulai dari pelatih, manajer, field commander, pemain brass, color  guards, dan semua yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Akhir kata mimpi hanya akan tetap jadi mimpi jika tidak diwujudkan. Dreaming is believing. VINCERO!!!

Jika suatu saat kau ada di titik terendah hidupmu, percayalah bahwa yang akan menyelamatkanmu hanya doa, cinta, dan impianmu – Oka Aurora.

 

Image

Syahrini feat Josh Kua ~ Ratu

http://m.youtube.com/watch?v=4h-KTJtE294&desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3D4h-KTJtE294

Wow kali ini Si Cetar Membahana Syahrini tampil menakjubkan dengan busana yg colorful rainbow & make up plus hair do yang luar biasa. Nuansa etnik Nusantara dari 10 daerah berpadu apik dalam penampilannya. Syahrini tampil anggun bak Ratu sesuai dengan judul lagunya. Suasana Goes to Miss World 2013 menjadi meriah dan tersihir oleh pesona Sang Ratu Nusantara dan tata panggung yang megah. Alunan biola yang dibawakan Josh Kua mengalir merdu, indah, dan memukau. Wow saya pun terpesona dengan permainan biola lelaki ini. Tema yang diangkat sangat menarik. Awesome!